menu
News keyboard_arrow_right
Docs By The Sea 2018: Pitching Forum Film Dokumenter Asia Tenggara Kembali Digelar
AllFilmMagz.com, Jakarta - Docs By The Sea merupakan acara tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2017 yang atas kerja sama antara In-Docs dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Acara ini merupakan forum global yang menghubungkan para pembuat film dokumenter Indonesia dan Asia Tenggara dengan industri dan investor film dokumenter internasional. Untuk tahun ini, Docs By The Sea akan memfasilitasi bentuk pendanaan baru berbasis film dokumenter, yang tidak pernah ada sebelumnya. Dan tahun ini untuk pertama kalinya GO-JEK berkolaborasi dengan BEKRAF dan In-Docs menciptakan sebuah skema pendanaan untuk film dokumenter yang pertama di Indonesia, yang diberi nama Docs By The Sea Co-Production Fund. Pendanaan ini bertujuan untuk mendorong terciptanya film-film dokumenter berkualitas melalui program mentorship, skema distribusi, dan pendanaan. Pada Docs By The Sea 2018, dua puluh proyek dokumenter Indonesia akan berkompetisi untuk mendapatkan Docs By The Sea Co-Production Fund yang proses seleksinya berlangsung di Bali, tanggal 7 – 9 Agustus 2018. Hal ini disambut dengan antusias oleh Ismail Fahmi Lubis, salah satu peserta Docs By The Sea tahun lalu yang turut hadir dalam konferensi pers. Ia berpendapat dengan aneka ragam budaya Indonesia, seharusnya genre dokumenter ini lebih hidup dibandingkan dengan fiksi. Namun ia juga berhadapan bahwa sangat sulit untuk mencari pendanaan film, apalagi film dokumenter. Sementara itu, Nila Marita selaku Chief of Corporate Affairs dari GO-JEK menyampaikan harapannya saat di acara konferensi pers. “Sejalan dengan misi kami, inovasi dan kreativitas, kami berharap dengan kolaborasi yang kami lakukan ini, kami bisa memaksimalkan produksi dokumenter Indonesia untuk memiliki audience yang lebih besar dan pendanaan yang lebih maksimal.” Di acara Docs By The Sea 2018 ini, sejumlah 31 proyek film dokumenter Asia Tenggara dan Australia mengikuti program inkubasi selama empat hari yang dilanjutkan dengan pitching forum serta kegiatan-kegiatan industri lainnya selama tiga hari. 31 proyek film ini dipresentasikan kepada 35 lembaga donor, jaringan televisi, distributor dan platform dunia yang membutuhkan film dokumenter antara lain Tribeca Film Institute, Guardian, Al-Jazeera, NHK, dan Channel News Asia.