menu
News keyboard_arrow_right
Bekraf: Danai Film Dokumenter Bagian dari Peningkatan Ekspor
JAKARTA, iNews.id - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) berkolaborasi dengan Go-Jek dan In-Docs memberikan kucuran dana untuk film dokumenter yang diberi nama Docs By The Sea Co-Production Fund. Hal ini bertujuan mendorong terciptanya film-film dokumenter yang berkualitas. Sebanyak 20 proyek dokumenter akan berkompetisi merebut Docs By The Sea Co-Production Fund yang gelaran acaranya berlangsung di Bali pada 7-9 Agustus 2018. Wakil Kepala Bekraf Ricky Joseph Pesik mengatakan, mendanai film dokumenter bagian dari upaya peningkatan ekspor. "Kita percaya lebih banyak film dokumenter masuk dalam persaingan internasional itu secara langsung memberikan kontribusi bagi perekonomian kita. Karena mendanai film dokumenter ini juga masuk kategori ekspor," ujarnya dalam press conference di Hotel Harris Vertu Jakarta, Kamis (19/7/2018). Ricky juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap Docs By The Sea yang hanya satu tahun telah membentuk koalisi dan memberi energi baru bagi kancah dokumenter Asia Tenggara. Pasalnya, banyak negara-negara luar seperti Australia, Jerman, Republik Ceko, dan Belanda memberikan kontribusi pada proyek film dokumenter Indonesia. Contohnya, forum dokumenter utama Australia AIDC akan memilih satu proyek Indonesia untuk dipresentasikan di Melbourne tahun depan. Sebagai timbal balik, satu proyek dokumenter Australia juga dapat berpartisipasi di Docs By The Sea. "Saya melihat ini sebagai bukti kekayaan talenta dan kreatifitas dari kawasan ini yang sudah siap untuk diaktivasi," tuturnya. Kemudian, aplikasi on demand Go-Jek juga berkontribusi terhadap industri perfilman melalui inisiatif barunya Go Studio. Melalui Go Studio, Chief Corporate Affairs Go-Jek Nila Marita mengatakan, akan mendorong inovasi serta potensi di bidang kreatif Indonesia. "Melalui Go Studio kami mendukung komunitas kreatif untuk menggarap karya-karya yang berkualitas sekaligus memberikan kesempatan kepada mereka terhadap akses audience yang lebih luas. Ini sejalan dengan semangat pemerintah khususnya Bekraf dalam memperkuat ekonomi kreatif khususnya sub-sektor perfilman," katanya.